Stories & Fictionpuisi

Pesan Bagi Perawan/ Fiat

Yesus-Salib-Doa

Di antara kepak sayap yang menghalau lapar,

atau di sela paruh mematuk letih,

seorang bersayap mendekat:

terang membuka ruang

bagi langkah selembut kolibri

yang, untuk pertama kali,

menjejak tanah,

membawa manis

yang belum pernah

dikenal lidah.

Ia datang membawa kabar:

seorang Raja akan lahir

dari rahim yang belum pernah dikunjungi panggilan bersalin;

seorang Raja akan datang

dari tubuh yang belum pernah telanjang di muka suami;

seorang Raja akan datang

tanpa linen ungu, tanpa rakyat yang menunggu.

Siapa yang dapat membayangkannya?

Hening menyingkir

meninggalkan seorang perawan;

dadanya dipenuhi sejuk

serupa gagasan tanpa padanan kata.

Seorang Raja akan bertahta

dalam lengannya yang menimang;

seorang Raja akan beristana

dalam rumahnya yang penuh serbuk kayu;

seorang Raja akan melawan tirani

dengan senjata yang belum dikenal dunia:

ketaatan.

Dan di tengah gentar malam itu,

bisik sang perawan menjadi doa pertama-Nya:

“Aku hamba, jadilah.”

Gambar dari: Unsplash.com